Rabu, 06 Oktober 2010

KARYAWAN NO, PEBISNIS YES


Menurut sebagian orang, termasuk saya, lebih baik kita yang menyuruh orang dari pada orang lain yang menyuruh kita, maksudnya buat apa kita mencari pekerjaan di tempat orang lain kalau kita bisa membuat lapangan pekerjaan untuk orang lain. Dengan kita membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain sama saja kita mengurangi jumlah pengangguran di Negara tercinta kita ini yang dari tahun ke tahun jumlah angka pengangguran semakin meningkat.

Coba kita ingat – ingat Pada tahun 1998 terjadi krisis ekonomi yang telah mempora porandakan sendi – sendi perekonomian di Indonesia. Semua perusahaan dari yang besar sampai yang kecil terkena akibatnya dan terancam bangkrut, maka terjadilah PHK di mana – mana, itulah yang menyebabkan banyaknya pengangguran di Indonesia sampai sekarang.

Bayangkan saja, di Indonesia jaman sekarang banyak sekali sarjana-sarjana muda yang baru lulus menyelesaikan sekolahnya sulit sekali mendapatkan pekerjaan, hal itu di karnakan sedikitnya lapangan pekerjaan untuk mereka. Oleh karna itu, untuk mengatasinya mau tidak mau kita harus kreatif membuat peluang usaha untuk mendapatkan keuntungan.

Gampang – gampang susah untuk menjadi seorang pebisnis di Indonesia, semua itu tergantung kepada kita untuk memanfaatkan peluang di masyarakat sekitar kita. Semua itu sudah tebukti, banyak orang yang memulai bisnis kecil – kecilan yang hanya sekedar iseng – iseng, sampai bisnis yang menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya. Tidak ada yang tidak mungkin di Indonesia kalau kita benar – benar serius mendalaminya. Bisnis  yang sedang marak di Indonesia adalah bisnis yang berbentuk mikro seperti usaha warung makan, pedagang asongan, warnet, rental komputer, pedagang kaki lima dalam usaha kecil – kecilan ini mereka tidak memerlukan modal yang sangat besar tapi harus memiliki skill tertentu sesuai bidang yang di gelutinya contohnya hanya bermodalkan karpet, tenda, kompor kita dapat menghasilkan keuntung yang lumayan besar. Yang di maksud dengan pebisnis mikro adalah mereka yang mampu melihat peluang dari kegiatan yang terkecil yakni aktivitas konsumen dan produsen.

Di Indonesia, bisnis sekecil apapun akan mendapatkan keuntunngan lain halnya di Negara asing, mereka yang ingin membuka peluang usaha harus memiliki license,tanpa license peluang usaha yang mereka dirikan tidak sah dan akan di kenakan denda yang sangat besar, jadi beruntung sekali kita yang tinggal di Indonesia kita bisa membuka usaha kecil – kecilan tanpa harus memikirkan sah atau tidaknya uasaha kita. Dan para pelaku bisnis di Indonesia tidak juga terpaku pada usia, anak kecilpun berpeluag untuk membuka usaha sendiri.

Bisnis di dalam negeri juga harus di Bantu dengan pengucuran dana, proteksi, pelonggaran peraturan terhadap unit – unit usaha tertentu asalkan tidak bertentangan dengan masyarakat umum, maka dari itu di perlukan senergi yang benar – banar nyata.

Jadi dari pada kita susah payah untuk mencari pekerjaan, apa salahnya kalau kita mencoba untuk berbisnis sesuai dengan kemampuan kita, walaupun hanya kecil – kecilan kalau kita bekerja keras kita akan mendapatkan hasil yang maksimal, dan setidaknya kita dapat membantu orang lain untuk mendapatkan pekerjaan.




0 komentar:

Poskan Komentar